fbpx

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional 2023: Tema, Logo, dan Sejarah

Dipublikasikan oleh admin pada

xtsquare.co.id – Hari Keanekaragaman Hayati Internasional atau International Biodiversity Day diperingati pada tanggal 22 Mei 2023. Peringatan tahunan ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan masalah keanekaragaman hayati.
Melalui Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, masyarakat dunia sadar akan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati bagi kelangsungan kehidupan dunia. Berikut serba-serbi Hari Keanekaragaman Hayati Internasional 2023.

Tema Hari Keanekaragaman Hayati Internasional 2023
Dilansir situs Program Lingkungan PBB atau UN Environment Programme, peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional 2023 mengusung tema “From Agreement to Action: Build Back Biodiversity” yang artinya “Dari Persetujuan ke Tindakan: Bangun Kembali Keanekaragaman Hayati.”

Perayaan global tahun ini membawa harapan baru dengan diadopsinya Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal pada Konferensi Para Pihak ke-15 Konvensi PBB tentang Keanekaragaman Hayati (COP 15). Setelah adanya kerangka kerja tersebut, fokus akan beralih ke implementasinya (tindakan).

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional 2023 menggunakan tagar #BuildBackBioversity.

Sejarah Hari Keanekaragaman Hayati Internasional
Keanekaragaman hayati sering dipahami sebagai keanekaragaman tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme yang luas. Hal itu juga mencakup perbedaan genetik dalam setiap spesies, misalnya, antara varietas tanaman dan ternak serta keragaman ekosistem (danau, hutan, padang pasir, lanskap pertanian) yang menampung berbagai jenis interaksi di antara anggotanya (manusia, tumbuhan, hewan).

Namun, hilangnya keanekaragaman hayati mengancam semuanya, termasuk kesehatan makhluk hidup. Telah terbukti, bahwa hilangnya keanekaragaman hayati dapat memperluas zoonosis, penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Sementara itu, jika kita menjaga keutuhan keanekaragaman hayati, itu menawarkan alat yang sangat baik untuk melawan berbagai penyakit.

Salah satu masalah terkait keanekaragaman hayati adalah berkurangnya jumlah spesies secara signifikan akibat aktivitas manusia tertentu. Padahal, keanekaragaman hayati disebut sebagai aset global yang sangat berharga bagi generasi mendatang.

Oleh karena itu, kita harus terus menjaga lingkungan sebagai upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Mengingat pentingnya kesadaran publik tentang hal tersebut, PBB memutuskan untuk merayakan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional setiap tahun.

Dikutip dari situs National Today, awalnya Hari Keanekaragaman Hayati Internasional ditetapkan pada tanggal 29 Desember. Namun, pada bulan Desember 2000, Majelis Umum PBB mengubah tanggal peringatannya menjadi 22 Mei. Sumber


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *