1. Teliti

Ketelitian sangat diperlukan selama berbelanja baju bekas. Biasanya barang bekas memiliki peluang cacat seperti warna luntur, sobek, atau bahkan berlubang. Maka perlu ketelitian dalam memeriksa barang yang hendak dibeli.

2. Tawar

Pada beberapa toko baju bekas yang terbuka dengan tawar-menawar, para pembeli sebaiknya tak melewatkan kesempatan ini. Meski begitu, tawarlah dengan harga yang wajar.

3. Pantang Menyerah

Diperlukan kesabaran ekstra untuk memilih pakaian bekas. Jika beruntung, mungkin akan mendapatkan pakaian dari merek ternama dengan kualitas yang masih bagus.

4. Pakai Baju yang Nyaman

Saat berniat berburu awul-awul, pakailan baju yang nyaman. Sebaiknya mengenakan baju dan celana panjang untuk mencegah infeksi jamur dan bakteri dari tumpukan pakaian bekas di sana.

5. Taati Prokes dan Pakai Masker

Tips terakhir berbelanja awul-awul di masa pandemi ialah mengenakan masker. Sekarang ini, penting banget untuk mengenakan masker dobel. Catatannya, masker medis dipakai pertama, kemudian dilanjutkan dengan masker kain.

Selain melindungi diri dari paparan Covid-19, masker juga berguna melindungi dari debu dan jamur yang melekat pada baju bekas. Selain itu, tetap jaga jarak dengan pengunjung lain. Jika di dalam toko ramai pembeli, sebaiknya antre terlebih dahulu.

Kemudian, sesampainya di rumah segeralah mandi dan rendam pakaian yang tadinya digunakan berbelanja ngawul untuk mencegah penyebaran virus. Selain itu, pakaian bekas yang baru dibeli juga harus dicuci menggunakan antiseptik dan air panas guna mencegah penularan infeksi jamur yang dapat menimbulkan berbagai masalah penyakit kulit dan alergi.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published.